Dipagi hari ini, dibawah rintik hujan ini
Aku mengucapkan selamat
datang pagi yang indah
Begitu juga pada setiap
tetesan hujan terhadap makna akan
kerinduan
Aku begitu bingung akan
diri ini sendiri dasar akan pikiran ini
Berpikir akan bagaimana
setiap sehari itu mempunyai nikmat yang tak ternilai
Teringat pada dirimu
yang selalu mendalami akan kesetian rinduku ini
Hei,, bagaimana kabarmu
disana?
Air mengalir begitu
deras menuju lembah untuk berkumpul setiap tetes hujan
Mereka berjuang untuk
mencapai dasar setiap daratan
Mereka berkumpul dan berjuang
bersama demi suatu tujuan yang satu.
Cinta itu tidak dapat
disadari sehingga tiba saat berpisah akan terasa
Janganlah terlalu
membenci seseorang karena pada suatu saat benci akan menjelma cinta
Dan janganlah pula terlalu menyayangi seseorang karena pada
suatu saat sayang akan menjelma murka.
Hidup ini bukan suatu
urusan yang mudah dengan cinta tetapi suatu perkara yang tak dapat dipikul
sendiri.
Kasih bukan mainan
Sayang bukan sekedar
hasrat
Dan cinta bukan birahi
Gunakanlah kasih anda
pada orang yang anda sayangi.
Gunakanlah sayang anda
pada orang yang anda kasihi
Dan gunakanlah cinta
anda pada orang yang anda kasih sayangi
Kasih pada cinta
bagaikan batang dari rasa cinta
Sayang bagaikan daun
yang melengkapi kasih dari rasa cinta
Dan cinta itu sendiri
akar dari kasih sayang tersebut
Manusia dilahirkan
untuk saling mencintai bukan untuk
saling membenci
Sadar diri akan kasih
sayang datangnya cinta
Bersamaan dengan benci
yang akan menjadi virus setiap langkah dalam mencintai
Jadikanlah cintamu
sebagai pintu akan kebaikan ruh yang dibalut oleh jiwamu
demi mendapat
kebahagian yang hakiki
dan jadikanlah cintamu
seindah pintu
dimana setiap abad,
tahun, bulan, minggu, hari, jam, menit bahkan detik
pintu selalu menjadi
jalan untuk melewati suatu ruangan
selalu dikunjungi tampa
pintu tersebut merasa lelah untuk memikul beban dari setiap
pengunjung yang
ada
writter : Muhammad Romi
Nasution
rominastimuhammad@gmail.com
0 comments:
Posting Komentar